Monday, February 5, 2018

Cara Menghilangkan Kutil Di Area Kelamin

Cara Menghilangkan Kutil Di Area Kelamin _ Ada beberapa cara menghilangkan kutil dia area kelamin, bisa dengan obat medis dan obat herbal. Namun perlu Anda ketahui penyebab munculnya kutil di area kelamin adalah suatu jenis penyakit yang dinamakan dengan penyakit kutil kelamin. 

Penyakit kutil kelamin atau dengan nama lain Kondiloma Akuminata merupakan kutil di dalam atau di sekeliling vagina, penis atau dubur, yang ditularkan melalui hubungan seksual.
Kondiloma akuminata ialah vegetasi oleh Human Papiloma Virus tipe tertentu, bertangkai, dan permukaannya berjonjot. Tipe HPV tertentu mempunyai potensi onkogenik yang tinggi, yaitu tipe 16 dan 18. tipe ini merupakan jenis virus yang paling sering dijumpai pada kanker serviks. Sedangkan tipe 6 dan 11 lebih sering dijumpai pada kondiloma akuminatum dan neoplasia intraepitelial serviks derajat ringan.
Kutil genitalis sering ditemukan dan menyebabkan kecemasan karena:
– Tidak enak dilihat,
– Bisa terinfeksi bakteri
– Bisa merupakan petunjuk adanya gangguan sistem kekebalan.
– Kadang gatal

Penyebab

Penyebab penyakit kutil kelamin ini adalah virus papilloma.Pada wanita, virus papiloma tipe 16 dan 18, yang menyerang leher rahim tetapi tidak menyebabkan kutil pada alat kelamin luar dan bisa menyebabkan kanker leher rahim. Virus tipe ini dan virus papiloma lainnya bisa menyebabkan tumor intra-epitel pada leher rahim (ditunjukkan dengan hasil Pap-smear yang abnormal) atau kanker pada vagina, vulva, dubur, penis, mulut, tenggorokan atau kerongkongan.
Kutil genitalis paling sering tumbuh di permukaan tubuh yang hangat dan lembap. Pada pria, area yang sering terkena adalah ujung dan batang penis dan dibawah kulit depannya (jika tidak disunat). Pada wanita, kutil timbul di vulva, dinding vagina, leher rahim (serviks) dan kulit di sekeliling vagina. Kutil genitalis juga bisa terjadi di daerah sekeliling anus dan rektum, terutama pada pria homoseksual dan wanita yang melakukan hubungan seksual melalui dubur.
Kutil biasanya muncul dalam waktu 1-6 bulan setelah terinfeksi, dimulai sebagai pembengkakan kecil yang lembut, lembap, berwarna merah atau pink. Mereka tumbuh dengan cepat dan bisa memiliki tangkai. Pada suatu daerah seringkali tumbuh beberapa kutil dan permukaannya yang kasar memberikan gambaran seperti bunga kol (blumkol).
Pada wanita hamil, pada gangguan sistem kekebalan (penderita AIDS atau pengobatan dengan obat yang menekan sistem kekebalan) dan pada orang yang kulitnya meradang, pertumbuhan kutil ini sangat cepat.
Prosedur ablasi untuk kutil kelamin biasanya dilakukan jika kutil tidak dapat ditangani dengan obat-obatan topikal. Prosedur ini juga bisa diterapkan pada ibu hamil yang khawatir bayinya dapat tertular kutil pada saat melahirkan. Berikut ini adalah beberapa prosedur ablasi, diantaranya:
  1. Eksisi. Hampir mirip seperti bedah ringan, pada prosedur eksisi kutil akan dipotong dan dibuang, setelah itu kulit akan dijahit. Oleh karena itu sebelum prosedur ini dilakukan, dokter akan memberikan pasien bius lokal pada area yang terinfeksi kutil. Efek samping eksisi adalah bekas luka yang ditimbulkan setelah sembuh. Oleh karena itu prosedur ini hanya untuk mengatasi kutil yang berkelompok dalam skala kecil, bukan besar.
  2. Bedah listrik. Prosedur ini biasanya dikombinasikan dengan eksisi. Setelah eksisi memotong permukaan kutil, maka sisa-sisa jaringan kutil yang masih ada akan dibakar oleh kawat yang panas. Kawat yang digunakan panas karena dialiri listrik. Biasanya prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan kutil yang terdapat di bagian vulva dan anus.
  3. Cryotherapy. Ini merupakan prosedur pelepasan kutil dengan cara dibekukan menggunakan cairan nitrogen. Cryotherapy biasanya harus dilakukan secara berkala hingga kutil hilang tanpa sisa dan tertutup oleh kulit baru. Prosedur ini diterapkan untuk menghilangkan kelompok kutil kecil yang terdapat di penis, sekitar dan di vulva. Selama menjalani cryotherapy hindari hubungan seksual hingga kutil dan area kulit di sekitarnya benar-benar sembuh. Efek samping prosedur ini bisa berupa pembengkakan atau munculnya rasa nyeri.
  4. Bedah laser. Sesuai dengan namanya, prosedur ini menggunakan energi laser untuk menghilangkan kutil. Bedah laser biasanya dilakukan sebagai pilihan terakhir ketika prosedur ablasi lainnya tidak dapat mengobati kutil kelamin. Suatu kondisi yang bisa disebabkan oleh letaknya yang terpencil atau luasnya area kulit yang terjangkiti. Efek samping prosedur ini bisa berupa iritasi dan rasa nyeri untuk beberapa minggu.


Konsultasi gratis
WA : 0857-1558-5781
CALL/SMS : 0851-3040-6868 
BBM : 7E6C5F4D


No comments:

Post a Comment